Sultan Selangor Minta Warga Sholat Tarawih di Rumah Masing-Masing
Sultan Selangor di Malaysia, Sultan Sharafuddin Idris Shah telah memutuskan bahwa penangguhan Sholat Jumat dilakukan di seluruh negara bagian Malaysia tersebut dan akan diperpanjang hingga 31 Mei untuk menahan penyebaran virus corona.
Sekretaris Pribadi Sultan Selangor, Datuk Mohamad Munir Bani mengatakan, sholat jamaah dan ceramah di semua masjid, surau, dan musala di Selangor juga diperintahkan untuk ditunda.
Datuk Mohamad Munir menjelaskan, Sultan Sharafuddin memerintahkan agar Sholat Jumat yang ditunda diganti dengan Sholat Dzuhur. "Shalat Tarawih pada Ramadhan juga dilakukan di rumah."
Namun, jika wabah corona berakhir lebih awal dari 31 Mei, sebuah arahan baru akan dikeluarkan.
"Sultan juga menegaskan bahwa semua dekrit harus dipatuhi oleh rakyat untuk menghindari orang-orang berkumpul agar terhindar dari infeksi corona," ujarnya.
Seperti dilansir dari Malay Mail, bulan lalu, Sultan sudah memutuskan bahwa Selangor akan menangguhkan semua kegiatan masjid sampai 17 April. Namun kini penangguhan terus diperpanjang.
Keputusan itu dibuat selama pertemuan khusus untuk melihat wabah corona di negara bagian atas perintah Sultan Selangor. Acara tersebut waktu itu dihadiri oleh perwakilan dari Mufti Selangor, Dewan Agama Islam Selangor, Departemen Agama Islam Selangor dan Komite Khusus Selangor soal COVID-19. Selangor merupakan negara bagian yang terkena kasus corona paling parah.
Sekretaris Pribadi Sultan Selangor, Datuk Mohamad Munir Bani mengatakan, sholat jamaah dan ceramah di semua masjid, surau, dan musala di Selangor juga diperintahkan untuk ditunda.
Datuk Mohamad Munir menjelaskan, Sultan Sharafuddin memerintahkan agar Sholat Jumat yang ditunda diganti dengan Sholat Dzuhur. "Shalat Tarawih pada Ramadhan juga dilakukan di rumah."
Namun, jika wabah corona berakhir lebih awal dari 31 Mei, sebuah arahan baru akan dikeluarkan.
"Sultan juga menegaskan bahwa semua dekrit harus dipatuhi oleh rakyat untuk menghindari orang-orang berkumpul agar terhindar dari infeksi corona," ujarnya.
Seperti dilansir dari Malay Mail, bulan lalu, Sultan sudah memutuskan bahwa Selangor akan menangguhkan semua kegiatan masjid sampai 17 April. Namun kini penangguhan terus diperpanjang.
Keputusan itu dibuat selama pertemuan khusus untuk melihat wabah corona di negara bagian atas perintah Sultan Selangor. Acara tersebut waktu itu dihadiri oleh perwakilan dari Mufti Selangor, Dewan Agama Islam Selangor, Departemen Agama Islam Selangor dan Komite Khusus Selangor soal COVID-19. Selangor merupakan negara bagian yang terkena kasus corona paling parah.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2707768/original/015139900_1547813879-sholat_jamak.jpg)
